Banyak Rumah Kos Jadi Penginapan Harian, PHRI Banyumas Desak Pemkab Tertibkan Perizinan demi Pajak
-
BY
Bookingina
-
Source :
Tribunbanyumas.com
- DATE 10/23/2026
Ringkasan Berita:
PHRI Banyumas mendesak Pemkab Banyumas menertibkan izin usaha rumah kos yang beralih fungsi menjadi penginapan harian.
Sebab, tak hanya menggerus pasar hotel konvensional, kegiatan tersebut juga tak menyetor pajak ke pemkab.
PHRI menilai, usaha penginapan dan kuliner di Banyumas berkembang pesat.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Maraknya rumah kos yang juga menjadi penginapan harian di Banyumas, Jawa Tengah, dinilai merugikan bisnis hotel konvensional.
Selain meningkatkan persaingan usaha penginapan, bisnis tersebut membuat pemerintah daerah merugi.
Sebab, rumah kos tak membayar pajak untuk setiap tamu yang menginap harian, seperti yang dilakukan usaha hotel dan penginapan resmi.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banyumas Iriyanto pun meminta pemkab tegas menindak, terutama terkait perizinan, kewajiban pajak, dan penerapan regulasi agar persaingan usaha berlangsung sehat.
"Kompetitor sangat sangat tidak terkendali," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (23/10/2026).
Baca juga: PHRI Banyumas Resah, Banyak Usaha Kos-kosan Kini Jadi Penginapan Harian
Menurutnya menjamurnya penginapan dengan berbagai model usaha tersebut berpotensi memengaruhi pendapatan dan tingkat keterisian kamar atau okupansi hotel, khususnya pada hari kerja (weekdays).
Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha perhotelan yang harus bersaing di tengah bertambahnya pilihan akomodasi bagi wisatawan.
Ia menilai, pengawasan terhadap perizinan dan kewajiban perpajakan menjadi hal penting agar seluruh pelaku usaha akomodasi menjalankan kegiatan bisnis sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, persaingan tidak hanya ditentukan oleh harga dan fasilitas yang ditawarkan, tetapi juga kepatuhan terhadap aturan yang sama.
Ditopang Usaha Kuliner
Di sisi lain, Iriyanto menyoroti pesatnya perkembangan Purwokerto dari sisi usaha kuliner.
Hal itu menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Banyumas.
Menurutnya, aktivitas kuliner dan tempat nongkrong di Purwokerto sangat hidup.
Tidak sedikit wisatawan yang sengaja datang ke kota tersebut menikmati beragam kuliner sekaligus menghabiskan waktu di tempat-tempat nongkrong.
Kondisi itu turut memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, terutama hotel yang berada di lokasi strategis dan dekat dengan pusat aktivitas masyarakat.