RRI.CO.ID, Palembang - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Selatan mulai mematangkan persiapan Musyawarah Daerah (Musda) IX dengan membuka penjaringan bakal calon ketua selama 30 hari.

Sekretaris Badan Pimpinan Daerah (BPD) PHRI Sumsel, Ahmad Leofaragusta, mengatakan tahapan Musda diawali dengan sosialisasi melalui konferensi pers. Langkah tersebut merupakan bagian dari mekanisme organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PHRI.

“Penjaringan bakal calon ketua terbuka bagi pemilik hotel dan restoran yang telah menjadi anggota PHRI Sumsel. Perwakilan pemilik usaha juga dapat mencalonkan diri dengan membawa mandat dari pemilik yang bersangkutan,” ujarnya dalam Obrolan Komunitas di RRI Palembang. 

 

Adapun sejumlah persyaratan calon di antaranya merupakan warga negara Indonesia, berdomisili di Sumatera Selatan, memiliki legalitas usaha atas nama sendiri, serta tercatat sebagai anggota PHRI. Calon juga diharapkan mempunyai rekam jejak organisasi, integritas, dan visi untuk mengembangkan organisasi.

Leo menyebutkan, pelaksanaan Musda IX diperkirakan berlangsung pada 3 hingga 10 Desember 2026. Kepastian tanggal masih menunggu penyesuaian agenda dari Badan Pimpinan Pusat (BPP) PHRI.

 


“Sebelum pelaksanaan Musda, panitia melalui Steering Committee akan melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi calon. Selanjutnya, nama bakal calon diajukan kepada BPP PHRI untuk mendapatkan rekomendasi pencalonan,” jelasnya.

Dalam Musda tersebut, agenda utama adalah pemilihan ketua BPD PHRI Sumsel yang baru. Apabila terdapat lebih dari satu calon, pemilihan dilakukan melalui mekanisme pemungutan suara, sedangkan calon tunggal dapat ditetapkan secara aklamasi.

Selain agenda pemilihan kepengurusan, rangkaian menuju Musda IX juga akan diisi berbagai kegiatan untuk memperkuat hubungan industri perhotelan dengan masyarakat. Salah satunya berupa pameran yang melibatkan pemasok dan vendor kebutuhan hotel.

“Akan ada pameran yang melibatkan pemasok dan vendor kebutuhan hotel. Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum dan diharapkan menjadi ruang promosi sekaligus memperluas peluang kerja sama antarpelaku usaha pariwisata,” ungkapnya, 

 

Panitia juga merencanakan sejumlah kompetisi keterampilan perhotelan, seperti making bed, tray runner, napkin folding, hospitality content competition, serta fruit and vegetable carving, dan beberapa kegiatan lainnya. “Saya berharap Musda IX dapat menjadi momentum memperkuat sinergi dan kolaborasi seluruh pelaku industri pariwisata di Sumatera Selatan,” harapnya.

Kompetisi tersebut melibatkan pelajar, mahasiswa, praktisi, hingga masyarakat umum sesuai kategori lomba. Selain itu, rangkaian kegiatan akan diawali dengan seminar pariwisata untuk menambah wawasan mengenai industri pelayanan dan perhotelan.

Ia mengajak para pemilik hotel dan restoran yang belum bergabung untuk berpartisipasi dalam organisasi PHRI. Pendaftaran bakal calon maupun informasi keanggotaan dapat diperoleh melalui Sekretariat BPD PHRI Sumsel di Hotel Swarna Dwipa Palembang.

Menurutnya, PHRI merupakan wadah untuk membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, serta menyatukan visi dalam mendorong kemajuan industri perhotelan dan pariwisata Sumatera Selatan.