RRI.CO.ID, Surakarta – Jelang pelaksanaan Haul ke-115 Habib Ali bin Al-Habsyi pada 30 September hingga 4 Oktober 2026 di pelataran Masjid Riyadh Solo, tingkat hunian hotel di Kota Solo meningkat hingga penuh. Tingginya permintaan kamar juga mendorong tarif sejumlah hotel, khususnya di kawasan Pasar Kliwon, pusat kota, dan sekitarnya, naik hingga tiga kali lipat.Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo, Joko Sutrisno, mengatakan tingkat okupansi hotel pada hari biasa saat weekday berada di kisaran 40 persen. Namun, selama pelaksanaan haul, tingkat hunian meningkat hingga mencapai 100 persen.Kenaikan tarif paling terasa di kawasan Pasar Kliwon, dengan kamar yang biasanya dibanderol sekitar Rp300 ribu per malam dapat mencapai Rp900 ribu. Sementara kamar dengan tarif normal sekitar Rp700 ribu dapat meningkat menjadi sekitar Rp2,1 juta.Tingginya permintaan juga membuat sejumlah hotel di sekitar lokasi acara telah dipesan jauh hari, bahkan beberapa kamar disebut telah dipesan sekitar satu tahun sebelum pelaksanaan haul.“Yang sekitar acara itu satu tahun sebelumnya sudah habis, jadi mereka pulang sudah nitip uang untuk tahun depan,” kata Joko.Menurut Joko, kepadatan hunian hotel tidak hanya terjadi di kawasan pusat Kota Solo, tetapi meluas hingga sejumlah hotel di kawasan Colomadu. Hotel berkapasitas kecil juga turut mengalami peningkatan hunian selama periode pelaksanaan haul.Sebagian besar tamu yang datang berasal dari Jawa Timur dengan lama menginap sekitar dua hari, terutama pada periode puncak pelaksanaan haul. Namun, terdapat pula tamu yang menginap selama tiga hingga empat hari.Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan kamar, PHRI melakukan koordinasi antarpengelola hotel dengan mengarahkan calon tamu ke hotel yang masih memiliki kamar tersedia. Hotel yang telah penuh akan merekomendasikan hotel lain yang masih memiliki kapasitas.“Kalau PHRI terus merekomendasikan ke hotel lain. Di grup itu siapa yang masih butuh, kami sudah penuh, hubungi kami,” ujar Joko.Joko mengatakan pengelola hotel tidak melakukan persiapan khusus menghadapi pelaksanaan haul karena pelayanan seperti kebersihan, restoran, dan kebutuhan tamu telah menjadi standar operasional sehari-hari. Sementara itu, Director of Sales and Marketing Mercure Solo, Weny Fitriati, mengatakan tingkat hunian hotelnya telah penuh selama tiga hari bertepatan dengan pelaksanaan Haul Habib Ali.“Untuk periode haul kita penuh di tanggal 2, 3, dan juga 4 Oktober,” kata Weny.Tingginya jumlah tamu selama pelaksanaan Haul Habib Ali Al-Habsyi juga berdampak terhadap sektor usaha lainnya di Kota Solo. Rumah makan, pusat oleh-oleh, dan transportasi di berbagai wilayah Solo turut merasakan peningkatan aktivitas ekonomi selama kegiatan berlangsung. (SIFA)