Foto bersama klub sepak bola 212 usai juarai liga PHRI 2026.[foto:ist]Padang Pariaman, Scientia — Klub Sepakbola 212 menutup perjalanan mereka di Liga Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dengan gelar juara. Dalam laga final yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Barat, 212 menundukkan RPM Madina dengan skor 2-1. Selasa, (22/9)Kemenangan tersebut mengantarkan 212 menjadi juara pertama sekaligus berhak membawa pulang trofi Liga PHRI tahun 2026.Dua gol kemenangan 212 masing-masing dicetak Ilam dan Hendri. Pertandingan berlangsung ketat sejak awal hingga membuat kedua tim harus bekerja keras menjaga ritme permainan.Keunggulan 212 sempat berada dalam situasi yang tidak aman ketika pertandingan berjalan sengit. RPM Madina terus memberikan tekanan dan berupaya menyamakan kedudukan. Kondisi tersebut membuat peluang pertandingan berlanjut ke adu penalti sempat terbuka.Namun, 212 mampu keluar dari tekanan melalui permainan yang lebih terorganisasi. Strategi dan pola permainan yang diterapkan tim membuat mereka mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.Presiden Klub 212, Firdaus, mengatakan gelar juara tersebut tidak lahir dari kerja satu atau dua orang. Menurutnya, kemenangan merupakan hasil kerja sama antara manajemen, pemain dan seluruh pihak yang mendukung perjalanan tim.“Ini buah dari kerja sama seluruh manajemen dan pemain. Kemenangan ini menjadi sejarah bagi kami untuk terus melangkah lebih baik,” ujar Firdaus.Dikatakan Firdaus, trofi tersebut bukan semata-mata menjadi simbol keberhasilan dalam satu kompetisi. Lebih dari itu, kemenangan tersebut menjadi modal moral bagi Klub 212 untuk membangun tim yang lebih solid pada kompetisi berikutnya.Firdaus menilai, perjuangan para pemain sepanjang turnamen menunjukkan bahwa kerja sama tim menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi pertandingan, terutama ketika permainan berada dalam tekanan.Firdaus mengatakan, capaian itu justru harus menjadi pemicu bagi seluruh elemen klub untuk tidak cepat berpuas diri. Menurut dia, tantangan berikutnya adalah mempertahankan kekompakan dan meningkatkan kualitas permainan.“Ini bukan akhir. Justru menjadi awal bagi kami untuk melangkah lebih baik ke depan,” katanya.(yrp)