KLIKNUSAE.com  — Aroma kopi menyeruak di Sixpoints Coffee & Resto, Jalan Jangkrik 1, Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Jumat sore, 21 Agustus 2026. Di tempat itu, kopi bukan sekadar minuman. Ia menjadi medium untuk menguji keterampilan, kreativitas, sekaligus keberanian para peraciknya. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPC Kota Cimahi menggelar PHRI Fun Brewing, kompetisi meracik kopi yang mempertemukan para pelaku industri perhotelan, restoran, komunitas, dan pencinta kopi. Kompetisi dimulai pukul 15.00 WIB. Para peserta bergantian menunjukkan kemampuan mengolah kopi, dari teknik meracik hingga cara menyajikannya. Babak seleksi menjadi pintu menuju final bagi mereka yang mampu tampil paling meyakinkan. Bukan hanya soal siapa yang menghasilkan secangkir kopi paling nikmat. Ajang ini juga menjadi ruang untuk menguji ketelitian, kreativitas, dan kemampuan peserta bekerja di bawah tekanan kompetisi. Suasana perlombaan berlangsung cair. Semangat berkompetisi bercampur dengan perbincangan dan keakraban. Dari sana, PHRI Fun Brewing ingin membangun jejaring baru di antara pelaku usaha, insan perhotelan dan restoran, komunitas, serta pencinta kopi di Kota Cimahi. Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudpar) Kota Cimahi serta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cimahi. Kehadiran kedua instansi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kompetensi sumber daya manusia di sektor pariwisata, perhotelan, restoran, dan industri food and beverage. PHRI BPC Kota Cimahi menggandeng sejumlah mitra dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, antara lain Sultan Printing Factory, Sixpoint, BPR KS, dan Kabin. Tumbuhnya ekosistem kreatif Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada penyelenggaraan sebuah kompetisi. Tetapi juga ikut mendorong tumbuhnya ekosistem kreatif di industri makanan dan minuman. Sedangkan para peserta mendapatkan sertifikat dan snack sebagai bagian dari apresiasi panitia. Adapun 50 peserta pertama memperoleh fasilitas kopi gratis. Sementara bagi PHRI BPC Kota Cimahi Budi Hermawan, kompetisi semacam ini penting untuk memberikan ruang bagi para pekerja dan pelaku industri agar tidak berhenti belajar. Kemampuan meracik kopi, yang kerap dianggap sederhana, justru membutuhkan pengetahuan, ketelitian, dan jam terbang. Sementara itu Ketua PHRI BPC Kota Cimahi mengajak para peserta menjadikan kompetisi tersebut sebagai kesempatan untuk mengukur kemampuan. Sekaligus membuka jalan menuju ajang yang lebih besar. “Tunjukkan kemampuan terbaikmu dan raih kesempatan menuju Final Kompetisi PHRI Fun Brewing!” Di tangan para peserta, kopi sore itu menjadi lebih dari sekadar minuman. Ia menjelma menjadi arena kecil untuk menguji keterampilan dan kreativitas. Dari Cimahi, kompetisi itu pun mencoba menyeduh semangat baru bagi industri food and beverage. ***