Ilustrasi wisatawan di Bali. Melonjaknya nilai tukar dolar Amerika Serikat (USD) yang resmi menembus level Rp 18.000 memicu reaksi dari para pelaku industri pariwisata di Pulau Dewata. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau yang akrab disapa Cok Ace, menyatakan bahwa fenomena ekonomi ini bak dua sisi mata uang bagi sektor pariwisata Bali.(Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)