40 tenant semarakkan Batu Street Food Festival Ke-9 di Balai Kota Among Tani. (Rori Dinanda Bestari/Radar Malang) BATU, RADAR BATU — Sebanyak 40 tenant kuliner meramaikan Batu Street Food Festival (BSFF) ke-9 yang mulai digelar Kamis (17/9). Festival kuliner tersebut berlangsung selama tiga hari hingga Sabtu (19/9) di Halaman Balai Kota Among Tani, Kota Batu. Puluhan tenant yang ambil bagian merupakan perwakilan hotel dan restoran yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu. Selain sajian kuliner, BSFF tahun ini juga menghadirkan sejumlah agenda pendukung, mulai live cooking, fashion show hingga lomba memasak. 40 Tenant Kuliner Ikut Ambil Bagian Ketua Pelaksana BSFF 2026 Agus Lukyanto Lie mengatakan, seluruh tenant yang berpartisipasi berasal dari hotel dan restoran anggota PHRI Kota Batu. “BSFF 2026 terdiri dari 40 tenant yang berasal dari hotel dan restoran seluruh anggota PHRI,” tuturnya. Baca Juga: Anak-Anak Disabilitas Jadi Pemeran Utama di Film Istimewa, Tayang di Bioskop Mulai Hari Ini Gelaran tahun ini sekaligus menjadi salah satu agenda pembuka rangkaian peringatan HUT ke-25 Kota Batu. Kehadiran puluhan tenant tersebut membuat festival tidak hanya menjadi ajang kuliner, tetapi juga mempertemukan pelaku usaha perhotelan dan restoran dengan masyarakat serta pengunjung. Digelar Tiga Hari BSFF ke-9 berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (17/9) hingga Sabtu (19/9). Selain aktivitas kuliner, panitia menyiapkan sejumlah kegiatan untuk meramaikan festival. Agenda tersebut meliputi live cooking, fashion show, dan lomba memasak. Rangkaian acara ditempatkan sebagai bagian dari perayaan HUT ke-25 Kota Batu. Baca Juga: Dikira Album Baru, Drake Malah Rilis Film Hampir Satu Jam Lewat FOMO Wali Kota Batu Nurochman menilai keberlangsungan BSFF hingga penyelenggaraan kesembilan menunjukkan konsistensi pelaku usaha di sektor perhotelan dan restoran dalam menggelar kegiatan yang berkaitan dengan pariwisata Kota Batu. “BSFF ini menjadi salah satu event yang menjadi tulang punggung dari kulinari yang ada di Kota Batu,” pungkasnya. Editor : Aditya Novrian