Reporter: Leni Wandira, Prayogi Ikhrawinata, Vina Elvira | Editor: Fahriyadi . KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebaran abu vulkanik akibat erupsi anak gunung Krakatau, yang mulai terjadi pada Jumat (4/9) pukul 23.23 berdampak pada aktivitas transportasi antar wilayah. Pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga Minggu (6/9) malam, abu vulkanik bergerak ke arah timur laut dan selatan, sehingga mencakup DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Lampung, dan Bengkulu, serta perairan di sekitarnya, termasuk Samudera Hindia. "Pembaruan SIGMET terkini mencatat sebaran debu bergerak hingga ketinggian 20.000 kaki ke arah timur serta ketinggian 50.000 kaki ke arah barat," kata Plt Deputi Bidang Meterologi BMKG Andri Ramdhani dalam rilis resmi BMKG, Minggu (6/9). Baca Juga: Erupsi Anak Krakatau, PHRI Jawa Barat Pantau Okupansi dan Pembatalan Hotel Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan