PHRI dan Pam Obvit Polda Riau Dorong Hotel dan Penyelenggaran Event Perkuat Manajemen Resiko
-
BY
Bookingina
-
Source :
Tribunpekanbaru.com
- DATE 08/11/2026
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Masyarakat yang akan menggelar berbagai acara di dalam ruangan hotel dan ruang terbuka ke depan, tidak bisa sembarangan lagi.
Selain harus mempersiapkan sarana dan prasarana secara matang, juga panitia acara atau pun EO-nya, wajib melaporkan ke Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dir Pamobvit) Polda Riau.
Hal ini diterapkan semata-mata, untuk mengurangi resiko dan potensi kejadian yang tidak diinginkan.
Ini terungkap dalam kegiatan penandatanganan kerjasama BPD PHRI Riau dengan Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Riau dan Mou dengan PT BTN Pekanbaru, Selasa (11/8/2026) di Hotel Mutiara Pekanbaru.
Hadir juga saat itu semua perwakilan Pemko/Pemkab se-Riau dan pihak terkait lainnya.
Ketua PHRI Riau Ir Nofrizal MM mengatakan, pihaknya sangat mendorong pelaku usaha perhotelan, dan penyelenggara kegiatan memperkuat manajemen resiko, serta sistem pengamanan.
"Kami pastikan ini penting untuk mencegah potensi gangguan, sekaligus meningkatkan rasa aman dan kepercayaan wisatawan yang berkunjung ke Riau," kata Nofrizal usai acara kepada Tribunpekanbaru. com.
Disampaikan, hotel adalah satu objek yang memiliki aktivitas tinggi, karena kerap menjadi lokasi berbagai kegiatan.
“Tentu setiap kegiatan itu mengandung risiko. Karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mencegah risiko yang mungkin terjadi,” tambah Nofrizal.
Menurut Nofrizal, penerapan manajemen risiko bukan sekadar kewajiban. Namuni bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada tamu.
“Kalau keamanan dan kenyamanan bisa kita jaga, tentu kepercayaan wisatawan juga semakin meningkat,” katanya.
Lebih lanjut disampaikan, pihaknya mendorong agar standar pengamanan diterapkan pada berbagai kegiatan outdoor, tidak hanya di hotel. Ini untuk meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap Provinsi Riau.
Selain keamanan, PHRI Riau juga mendorong dukungan pembiayaan bagi pelaku sektor pariwisata.
Nofrizal berharap perbankan, termasuk Bank BTN, dapat membantu akses pembiayaan usaha serta kepemilikan rumah bagi karyawan hotel dan pekerja sektor pariwisata.
“Kalau bisa dimanfaatkan untuk mendukung usaha pariwisata, tentu akan lebih baik,” ujarnya.