Making Bed and Towel Art Competition 2026 Jatim, Wadah Penguatan Standar Kualitas Pelayanan Perhotelan
-
BY
Bookingina
-
Source :
Malang Posco Media
- DATE 10/14/2026
MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPC Kota Batu bersiap menggelar ajang bergengsi Making Bed and Towel Art Competition 2026 tingkat Jawa Timur pada Rabu, 21 Oktober 2026 mendatang. Bertempat di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, kompetisi ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Batu.
Ketua PHRI BPC Kota Batu Sujud Hariadi menyampaikan bahwa ajang ini dirancang tidak hanya sebagai kompetisi antar-profesional dan pelajar, tetapi juga sebagai wadah penguatan standar kualitas pelayanan perhotelan di Jawa Timur, khususnya di Kota Batu sebagai destinasi wisata unggulan.
”Melalui kompetisi ini, kami ingin mendorong peningkatan kompetensi para tenaga housekeeping agar standar pelayanan hotel di Kota Batu semakin meningkat. Keterampilan dasar seperti making bed dan seni melipat handuk (towel art) merupakan garansi kenyamanan utama bagi wisatawan yang menginap,” ujar Sujud kepada Malang Posco Media, Rabu (14/10).- Advertisement -
Sujud menambahkan, keterlibatan peserta dari berbagai wilayah di Jawa Timur diharapkan mampu memicu pertukaran pengalaman serta mempererat jejaring antar-pakar industri perhotelan (hotelier).
Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap peningkatan kualitas industri pariwisata, Wali Kota Batu Nurochman bersama Wakil Wali Kota Heli Suyanto dan sejumlah Kepala Dinas dijadwalkan akan membuka langsung ajang tersebut. Menariknya, jajaran pimpinan daerah ini akan tampil dalam sesi eksibisi khusus mempraktikkan teknik making bed sebelum kompetisi resmi dimulai.
Guna mempersiapkan aksi pembuka tersebut, Wali Kota Nurochman dan Wawali Heli Suyanto bahkan telah melakukan uji coba langsung merapikan seprai bersama kolaborasi BPC PHRI Kota Batu dan BPC Indonesian Housekeepers Association (IHKA) Malang Raya.
Berbekal pengalaman sebagai mantan hotelier, Nurochman mengapresiasi tinggi inisiatif kolaboratif ini. Menurutnya, keterampilan room attendant dalam menjaga kerapian dan kerapian kamar sesuai standar profesional adalah fondasi penting dalam membangun reputasi pariwisata daerah.
“Di tengah tantangan dinamika tingkat hunian (occupancy rate) hotel, Pemkot Batu berkomitmen untuk terus menggenjot kunjungan wisatawan melalui berbagai agenda strategis. Pemkot Batu secara konsisten memfasilitasi kegiatan olahraga, event komunitas, hingga agenda Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE),” terangnya.
Langkah sinergis antara Pemkot Batu, PHRI, dan asosiasi profesi ini diharapkan dapat memperpanjang lama tinggal (length of stay) wisatawan, menggairahkan sektor perhotelan dan kuliner, serta memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat Kota Batu secara luas. (eri/lim)