Pengunjung Capai 15 Ribu Orang, Perputaran Uang Tembus Rp 300 Juta
-
BY
Bookingina
-
Source :
Malang Posco Media
- DATE 09/20/2026
BSFF #9 Sukses Gairahkan Ekonomi dan Kuliner Kota Batu
MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Penyelenggaraan ajang kuliner terbesar di Kota Apel, Batu Street Food Festival (BSFF) #9 2026, sukses menorehkan catatan gemilang. Tidak hanya memanjakan lidah para wisatawan dan masyarakat yang memadati halaman Balai Kota Among Tani, festival bergengsi persembahan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu ini juga mencatatkan perputaran ekonomi yang luar biasa.
Ketua BPC PHRI Kota Batu Sujud Hariadi mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas tingginya antusiasme masyarakat serta wisatawan yang berkunjung selama tiga hari penyelenggaraan acara, yakni pada 17–19 September 2026.
Berdasarkan rekapitulasi sementara dari puluhan peserta, perputaran uang (transaksi, red) selama perhelatan BSFF #9 berhasil menembus angka Rp 300 juta. “Kami sangat bersyukur acara ini dapat terlaksana dengan lancar dan tepat waktu sebelum musim hujan tiba. Animo masyarakat sungguh luar biasa, di mana perputaran uang selama tiga hari penyelenggaraan di 40 tenant hotel dan restoran anggota PHRI berhasil menembus angka sekitar Rp 300 juta,” ujar Sujud Hariadi kepada Malang Posco Media, Minggu (20/9).
Menurut Sujud, capaian fantastis ini membuktikan bahwa sektor kuliner dan pariwisata di Kota Batu terus bergerak dinamis serta memiliki daya ungkit yang kuat terhadap perekonomian lokal, khususnya bagi para pelaku usaha kecil, menengah, hingga industri perhotelan dan restoran.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tahun ini tingkat kunjungan menunjukkan tren yang sangat positif dan meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. “Alhamdulillah, tahun ini sangat bagus tingkat kunjungan. Kayaknya meningkat lebih dari 50 persen dari tahun lalu,” ungkap Sujud.
Ia juga menambahkan bahwa keramaian terlihat konsisten selama tiga hari berturut-turut tanpa ada hari yang sepi, yang biasanya kerap terjadi di salah satu hari pelaksanaan. “Tiga hari berturut-turut selalu ramai. Biasanya ada satu hari yang jeblok,” imbuhnya.
Secara keseluruhan, Sujud memperkirakan jumlah kunjungan ke BSFF #9 tahun ini menembus angka 15 ribu lebih pengunjung. “Kita memperkirakan jumlah kunjungan ke BSFF #9 mencapai 15 ribu lebih pengunjung. Tentu jumlah yang sangat luar biasa,” pungkasnya.
Kesuksesan BSFF #9 2026 ini juga menjadi sorotan karena terselenggara secara mandiri berkat solidnya kolaborasi para pelaku usaha pariwisata di bawah naungan PHRI tanpa menggunakan sokongan dana APBD.
Sebelumnya, Wali Kota Batu Nurochman, yang didampingi Wakil Wali Kota Heli Suyanto, Sekretaris Daerah, serta jajaran Kepala OPD, turut hadir meninjau langsung 40 tenant kuliner di Balai Kota Among Tani usai membuka acara secara resmi. Dalam arahannya, Wali Kota memberikan apresiasi tinggi dan menegaskan pentingnya perlindungan hukum bagi ajang tahunan ini.
“Ini harus segera didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) supaya menjadi satu brand yang bisa selalu kita bawa dan promosikan minimal di kancah nasional, sehingga event ini bisa mendatangkan lebih banyak tamu ke Kota Batu,” tegas Nurochman.
Langkah ini sejalan dengan ambisi besar Kota Batu untuk mendeklarasikan diri sebagai Kota Kreatif bidang Gastronomi di bawah naungan UNESCO Creative City Network, terlebih di tengah momentum perayaan HUT ke-25 Kota Batu. Kepala Dinas Pariwisata (Kadisparta) Kota Batu Onny Ardianto, juga menyatakan kesiapannya untuk mengawal penuh proses pendaftaran HAKI untuk ajang ikonik tersebut.
Dengan suksesnya penyelenggaraan BSFF #9 yang berjalan berdampingan dengan event KTNA serta melibatkan 40 tenant hotel dan restoran pilihan. Ketua Pelaksana Agus Lukyanto Lie, PHRI Kota Batu berharap agenda ini kian memantapkan posisi Kota Batu sebagai destinasi wisata kuliner unggulan di Indonesia. (eri/lim)