Persiapan MotoGP Mandalika 2026. (dok. ITDC)Lebih lanjut, ajang balapan tersebut akan melibatkan 213 UMKM yang berasal dari binaan InJourney Group, Pertamina, Pemprov NTB, Pemkab Lombok Tengah hingga UMKM komersial.Sebanyak kurang lebih 3.000 tenaga kerja lokal termasuk 2.200 volunteer akan dilibatkan dalam penyelenggaraan event.Dari sisi sirkuit, progres kesiapan terus berjalan menuju homologasi FIM Grade A. Civil works telah mencapai 90 persen, backbone 80 persen, track painting 60 persen, dan race electronic 60 persen.Sementara sejumlah pekerjaan seperti kelistrikan, fire protection, storage circuit, dan common garagetelah mencapai 100 persen.Dari sisi sumber daya race, sebanyak 400 marshal disiapkan dan akan menjalani pelatihan pada 5–8 Oktober 2026, terdiri dari dua hari in-class training dan dua hari pelatihan lapangan.Pergerakan logistik internasional juga telah dimulai. Dari total 27 kontainer sea freight, sebanyak 13 kontainer telah tiba, sementara lima air freight flight dijadwalkan tiba pada 5–6 Oktober 2026. Kru, Dorna, dan racers akan mulai berdatangan pada awal Oktober.Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka mengatakan fase menjelang penyelenggaraan menjadi periode krusial untuk memastikan seluruh workstream bergerak dalam satu arah dan setiap kebutuhan dapat dituntaskan sesuai target.“Setiap workstream harus bergerak dalam satu timeline, setiap kebutuhan yang masih perlu diselesaikan harus segera dituntaskan, dan setiap isu harus memiliki PIC serta target penyelesaian yang jelas. Standar kita bukan sekadar event terlaksana, tetapi event yang aman, lancar, berkualitas, dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pihak,” ujar Troy.Hingga saat ini, penjualan tiket yang telah mencapai 53 persen dari total tiket yang tersedia. Khusus kategori pemegang KTP NTB, 91 persen dari alokasi tahap pertama sebanyak 2.900 tiket telah terjual, sementara penjualan tiket KTP NTB tahap kedua akan segera dibuka.