Ringkasan Berita: Pemkot Batu menjajaki pembelian bianglala baru dari produsen asal China setelah wahana lama mangkrak selama empat tahun. Produsen telah datang ke Kota Batu untuk meninjau kondisi bianglala lama dan lokasi pemasangan. Jika tercapai kesepakatan, bianglala baru ditargetkan dipasang dan beroperasi pada 2027. Laporan Wartawan TribunJatim.com, Dya Ayu TRIBUNJATIM.COM, BATU - Wahana bianglala di Alun-Alun Kota Batu berpeluang kembali menjadi salah satu daya tarik wisata setelah Pemerintah Kota Batu menjajaki pengadaan wahana baru. Langkah ini dilakukan setelah bianglala yang selama ini menjadi salah satu ikon alun-alun tersebut tidak beroperasi selama sekitar empat tahun akibat mengalami kerusakan dan dinilai tidak layak digunakan. Upaya menghidupkan kembali wahana tersebut kini memasuki tahap penjajakan dengan produsen bianglala asal China. Pemkot Batu tengah mencari wahana pengganti yang tidak hanya memiliki kualitas baik, tetapi juga dapat diperoleh dengan harga yang terjangkau. Baca juga: Pemkot Batu Akan Tata & Benahi Tata Kelola Stan PKL di Pasar Kuliner Alun-alun Kota Batu Produsen Bianglala dari China Datang ke Kota Batu Sekretaris Daerah Kota Batu Alfi Nurhidayat mengatakan komunikasi dengan produsen bianglala asal China bermula ketika perwakilan Pemkot Batu bersama Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menghadiri pameran produk-produk wahana di Ancol, Jakarta, beberapa waktu lalu. Dalam pameran tersebut, Pemkot Batu dan PHRI berkomunikasi langsung dengan salah satu produsen bianglala asal China. Komunikasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan kedatangan perwakilan produsen ke Kota Batu untuk melihat secara langsung lokasi serta kondisi bianglala lama. “Intinya nanti kami ingin beli bianglala dengan harga terjangkau namun memiliki kualitas terbaik,” kata Alfi Nurhidayat, Kamis (10/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari proses penjajakan sebelum keputusan pengadaan dilakukan. Apabila kesepakatan tercapai, bianglala lama berpotensi digantikan dengan wahana baru. Ditargetkan Terpasang pada 2027 Pemkot Batu berharap proses komunikasi dengan produsen tersebut menghasilkan kesepakatan yang dapat mengembalikan keberadaan bianglala sebagai salah satu wahana yang selama ini dikenal wisatawan di Alun-Alun Kota Batu. “Apabila nantinya terwujud, rencana akan dilakukan pemasangan tahun 2027 mendatang. Nantinya dengan adanya kembali bianglala Alun-Alun Kota Batu akan semakin menarik wisatawan untuk berkunjung,” jelasnya. Keberadaan kembali bianglala diharapkan tidak sekadar mengisi area wahana yang selama ini terbengkalai. Wahana tersebut juga diharapkan dapat menambah pilihan aktivitas bagi wisatawan sekaligus memperkuat daya tarik Alun-Alun Kota Batu sebagai salah satu tujuan wisata di Kota Batu. Wisatawan Berharap Bianglala Kembali Beroperasi Harapan agar bianglala kembali beroperasi juga datang dari wisatawan. Nadjwa, wisatawan asal Lumajang, mengaku pernah menaiki wahana tersebut ketika masih duduk di bangku SMP. Pada kunjungannya kali ini, yang merupakan kedatangannya untuk kedua kalinya berlibur bersama keluarga ke Kota Batu, ia hanya dapat menikmati suasana alun-alun dari bawah wahana yang sudah tidak beroperasi selama bertahun-tahun. “Dulu waktu SMP pernah naik. Sekarang ternyata sudah lama rusak. Semoga saja segera diganti baru karena naik bianglala di sini (Alun-alun), bisa melihat tengah Kota Batu dari ketinggian,” tutur Nadjwa.