SERANG — Kawasan wisata Pantai Anyar, Kabupaten Serang, dipastikan tetap aman dan beroperasi normal menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda yang terjadi sejak Jumat (4/9/2026) malam hingga Sabtu (5/9/2026) pagi. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang mengimbau wisatawan agar tetap tenang dan tidak mempercayai berbagai berita bohong (hoax) yang beredar di media sosial. ​Ketua PHRI Kabupaten Serang, Yurlena Rachman, menegaskan bahwa operasional pariwisata berjalan seperti biasa setelah pihak berwenang merilis status resmi gunung tersebut. Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi tersebut memicu fenomena lava fountain atau air pancur lava disertai suara dentuman dan gemuruh yang terdengar hingga Pos Pantau Pasauran. Kendati demikian, status Gunung Anak Krakatau tetap berada pada level Siaga III. ​”Status tetap Siaga III, dan tidak boleh mendekati 3 kilo dari kawah Gunung Krakatau,” ujar Yurlena, Sabtu (6/9/2026). Ia menambahkan bahwa tingkat okupansi hotel di kawasan Anyar pada akhir pekan ini masih terpantau tinggi, yakni di kisaran 80 hingga 100 persen, tanpa adanya pembatalan kunjungan dari wisatawan. ​Yurlena juga menyayangkan banyaknya video manipulasi kecerdasan buatan (AI) di media sosial yang sempat memicu kepanikan dan lonjakan pertanyaan melalui sambungan telepon hotel. Guna mengatasi hal tersebut, pihak pengelola hotel secara aktif menyebarkan informasi dan video siaran langsung (live report) kondisi terkini di lapangan untuk menenangkan para tamu. ​Lebih lanjut, PHRI memastikan kesiapsiagaan mitigasi bencana di wilayah Anyar sudah berjalan optimal. Mengingat jarak aman antara Pantai Anyar dan Gunung Anak Krakatau yang mencapai sekitar 42 hingga 50 kilometer, wisatawan diimbau untuk tidak ragu melanjutkan rencana liburan mereka. ​”Mitigasi bencana juga sudah ada, semua sudah aman. Yang kita lebih tenang lagi yaitu jarak dari Pantai Anyar ke anak Gunung Krakatau itu sekitar 42 sampai 50 kilometer, jadi jauh,” tutup Yurlena. (yogi) Post Views: 0