Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY memperkirakan kunjungan wisatawan mancanegara berlangsung hingga pertengahan September 2026. Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono, mengatakan kontribusi wisman terhadap okupansi hotel di DIY cukup baik. Wisatawan mancanegara mulai berdatangan ke DIY pada Juli 2026 lalu, dan diperkirakan berlangsung hingga September 2026. "(Kunjungan) Wisman cukup baik dari Juli lalu sampai dengan sekarang. Kontribusi okupansi berkisar 10 sampai dengan 20 persen. Diperkirakan sampai pertengahan September 2026," katanya, Minggu (23/8/2026). Ia menyebut wisatawan mancanegara yang berwisata di DIY didominasi dari Jepang, Tiongkok, Malaysia, India, Eropa, dan Australia. Rata-rata wisman menginap selama tiga hingga 4 hari di Yogyakarta. Meski mayoritas wisman memilih menginap di hotel nonbintang, namun tidak sedikit pula yang menginap di hotel bintang. Baca juga: Reservasi Hotel di DIY Naik Tipis Jelang Libur Maulid Nabi 2026 Hotel nonbintang dipilih lantaran harga yang relatif murah. "Ada yang menginap di hotel bintang, tapi kebanyakan di nonbintang. Kalau bicara manca (wisman), itu kan harganya murah karena pengaruh dolar, jadi dia bisa menambah lama tinggal," terangnya. Deddy juga melihat adanya perubahan lama menginap wisman. Sebab, wisman memilih mempertahankan kamar meski bepergian ke luar DIY. Di sisi lain, hotel juga menambah fasilitas sepeda sehingga wisman semakin betah di DIY. "Meski berwisata ke daerah lain, tapi tetap balik ke Jogja. Hotel juga melakukan inovasi, salah satunya menghadirkan sepeda, wisman seneng banget itu," imbuhnya. (*)