Mediacirebon.id – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cirebon mengusulkan ke pemerintah kota menyediakan becak motor (Bentor) wisata. Agar wisatawan mudah mengakses destinasi wisata. Sebab banyak wisatawan yang menginap di hotel kesulitan mengakses lantaran ruas jalan di Kota Cirebon pada hari libur kerap macet. Sehingga waktu untuk mengunjungi habis di jalan. “Kadang wisatawan yang baru datang ke Kota Cirebon bingung membaca maps untuk datang ke obyek wisata,” kata Ketua PHRI Kota Cirebon Imam Reza Hakiki kepada wartawan, Kamis (16/7/2026) Masih kata Kiki sapaan akrabnya, wisatawan menganggap destinasi wisata di Kota Cirebon mirip dengan Yogyakarta. Sebab sama-sama memiliki keraton dan obyek wisata sejarah peninggalan masa lalu. “Banyak yang menyamakan Cirebon dengan Yogyakarta. Ini menjadi peluang bagi kami untuk menarik wisatawan,” tambah Kiki. Pelaku usaha perhotelan sambung Kiki, siap mendukung penuh jika pemerintah meluncurkan program bentor wisata. Hotel-hotel di Kota Cirebon akan membantu mempromosikan baik melalui brosur maupun materi promosi lainnya kepada tamu yang menginap. “Kami yakin banyak tamu yang sebenarnya ingin berkeliling Kota Cirebon, hanya saja membutuhkan sarana yang mudah, menarik, dan nyaman,” katanya. Selain memberikan pengalaman baru bagi wisatawan, program tersebut juga dinilai dapat memberikan manfaat ekonomi bagi para pengemudi becak yang sudah ada. “Ini juga bisa menjadi peluang peningkatan pendapatan bagi para tukang becak yang sudah ada. Jadi bukan hanya mendukung pariwisata, tetapi juga memberdayakan masyarakat,” ungkapnya. Secara teknis kata Kiki, bentor wisata yang sudah dihias bisa mangkal di setiap hotel. Wisatawan yang ingin berkunjung ke destinasi wisata akan diarahkan memakai bentor wisata, tentunya ada harga paket yang sudah disiapkan. “Paketnya bisa ke destinasi wisata plus toko oleh-oleh atau hanya destinasi wisata saja. Harganya menyesuaikan jarak dan waktu,” tegas Kiki. (Why)