Rembang Bidik Peningkatan Okupansi Hotel Lewat Penguatan Pariwisata
-
BY
Bookingina
-
Source :
PT. Mediatama Anugrah Pers
- DATE 07/13/2026
REMBANG, Harianmuria.com – Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Rembang terus menjadi perhatian berbagai pihak. Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang dengan pelaku usaha perhotelan dan restoran dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.
Owner Hotel Kartini Rembang yang juga Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Rembang, Tulus Setijabudi, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Rembang yang selama ini terus memberikan dukungan terhadap dunia usaha, khususnya sektor pariwisata dan perhotelan.
Menurutnya, berbagai upaya pemerintah, mulai dari kemudahan pelayanan perizinan hingga promosi destinasi wisata, telah memberikan dampak positif bagi pelaku usaha.
“Peran pemerintah terhadap PHRI sangat membantu, baik dalam hal perizinan maupun dalam mendongkrak sektor pariwisata. Dalam pemasaran, khususnya di bidang perhotelan, kami juga sangat terbantu,” ujar Tulus Senin, 13 Juli 2026.
Meski demikian, ia mengakui sektor perhotelan masih menghadapi sejumlah tantangan yang memerlukan perhatian bersama. Salah satunya adalah berkurangnya arus kendaraan yang melintasi Jalur Pantura Rembang setelah beroperasinya Jalan Tol Jakarta–Surabaya.
Selain itu, belum tersedianya jalan lingkar di Kota Rembang menyebabkan kendaraan berat masih banyak berhenti di sepanjang jalur utama. Kondisi tersebut dinilai memengaruhi akses menuju hotel dan mengurangi visibilitas kawasan usaha perhotelan.
“Harapan kami pemerintah terus memberikan perhatian terhadap sektor perhotelan. Semakin banyak event berskala regional maupun nasional yang diselenggarakan di Rembang, tentu akan berdampak pada meningkatnya okupansi hotel dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.
Tulus juga berharap penataan kawasan di sepanjang jalur Pantura terus dilakukan sehingga akses menuju kawasan usaha, termasuk hotel, menjadi lebih nyaman bagi wisatawan yang datang ke Kabupaten Rembang.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang, Isti Chomawati, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen mengembangkan sektor pariwisata melalui promosi destinasi, penguatan ekonomi kreatif, serta penyelenggaraan berbagai event sepanjang tahun.
Menurutnya, sektor pariwisata memiliki efek berganda (multiplier effect) yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah karena melibatkan banyak sektor, mulai dari perhotelan, restoran, UMKM, transportasi, hingga industri kreatif.
“Pemerintah Kabupaten Rembang akan terus memperkuat kolaborasi dengan PHRI, pelaku usaha, komunitas, dan seluruh stakeholder pariwisata. Berbagai event dan promosi akan terus kami dorong agar kunjungan wisatawan meningkat, sehingga berdampak pada naiknya okupansi hotel, berkembangnya usaha kuliner, serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” ujar Isti.
Ia menambahkan, berbagai potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Rembang akan terus dipromosikan agar mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan pelaku usaha, sektor pariwisata diharapkan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rembang.
Jurnalis: Vicky RioEditor: Rosyid
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com