PHRI Jabar Perkuat Sinergi dengan Asosiasi Perhotelan Hadapi Tekanan Industri
-
BY
Bookingina
-
Source :
Nusae
- DATE 06/18/2026
KLIKNUSAE.com — Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat menggelar rapat koordinasi bersama berbagai asosiasi perhotelan.
Acara yang berlangsung di Grha PHRI, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Rabu, 17 Juni 2026 itu juga dihadiri industri hospitality lainnya.
Pertemuan tersebut menjadi forum konsolidasi untuk memperkuat sinergi di tengah berbagai tantangan yang sedang dihadapi sektor perhotelan dan pariwisata.
Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. Serta dinamika industri yang terus berubah, para pelaku usaha hotel dan restoran menilai pentingnya membangun komunikasi yang lebih intensif antarlembaga.
Melalui rapat koordinasi itu, sejumlah isu strategis dibahas, mulai dari kondisi okupansi hotel, efisiensi operasional, penguatan sumber daya manusia, hingga upaya menjaga daya saing industri pariwisata Jawa Barat.
Sementara itu Ketua PHRI Jawa Barat, Dodi Ahmad Sofiandi, mengatakan forum tersebut menjadi ruang bersama bagi para pelaku industri.
Utamanta, dalam menyamakan persepsi dan merumuskan langkah menghadapi situasi yang berkembang.
Organisasi Profesi
“Pertemuan seperti ini sangat penting, untuk kita sama-sama menyikapi kondisi ekonomi sekarang dan langkah-langkah apa yang harus kita lakukan,” kata Dodi.
Menurut dia, tantangan yang dihadapi industri perhotelan tidak bisa diselesaikan secara parsial.
Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara organisasi profesi, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.
Hal ini agar sektor hospitality tetap mampu bertahan sekaligus tumbuh di tengah tekanan ekonomi.
Diskusi yang berlangsung selama pertemuan, kata Dodi, berkembang cukup dinamis.
Berbagai masukan muncul dari masing-masing asosiasi yang hadir. Baik terkait penguatan pasar, peningkatan kualitas layanan, hingga strategi menghadapi perubahan perilaku konsumen.
Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri Sekretaris PHRI Jawa Barat Herie Hermanie Soewarma.
Sementara dari unsur asosiasi hadir para ketua dan perwakilan organisasi yang selama ini menjadi bagian penting ekosistem industri perhotelan dan pariwisata di Jawa Barat.
Mereka antara lain berasal dari Riung Priangan Kota Bandung, Bumi Melati Jawa Barat, Asosiasi Chief Engineer Hotel dan Building (ACE) Jawa Barat, Asosiasi Karyawan Ahli Rekayasa (AKAR) Jawa Barat.
Kemudian, Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA), Asosiasi Manajer Sumber Daya Insani Hotel Indonesia (AMSIH), Indonesian Hotel Housekeepers Association (IHKA) Jawa Barat.
Hadir juga Indonesian Chef Association (ICA) Jawa Barat, Indonesian Food and Beverage Executive Association (IFBEC) Jawa Barat, H3B Kota Bandung, Hotel Front Liners Association (HFLA) Jawa Barat, serta komunitas Purchasing Hotel Bandung.
Lintas Asosiasi
Para peserta sepakat bahwa koordinasi lintas asosiasi perlu terus dilakukan secara berkala.
Selain menjadi sarana bertukar informasi, forum tersebut juga diharapkan mampu melahirkan berbagai program kolaboratif .
Termasuk, dapat memperkuat industri perhotelan Jawa Barat di tengah persaingan yang semakin ketat.
Bagi PHRI Jawa Barat, sinergi antarpelaku industri menjadi modal penting untuk menjaga keberlangsungan sektor hospitality.
Dimana, selama ini menjadi salah satu penopang aktivitas pariwisata dan perekonomian daerah.
Dengan komunikasi yang lebih erat, berbagai tantangan yang muncul diyakini dapat dihadapi secara bersama-sama dan lebih efektif. ***