Cianjur (ANTARA) - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat sejumlah pengelola hotel di Cianjur melakukan efisiensi guna menekan kenaikan biaya operasional serta menjaga harga kamar hotel tetap ramah terhadap pelanggan. Humas PHRI Cianjur Rizal di Cianjur, Rabu, mengatakan pengelola hotel yang tergabung sebagai anggotanya mengeluhkan kenaikan harga bahan baku dan biaya operasional seiring melemah-nya nilai tukar rupiah terhadap dolar. Meski efisiensi dilakukan tidak berdampak terhadap Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dengan karyawan, dimana pengelola lebih fokus pada pengendalian biaya operasional seperti listrik, air, pengadaan bahan baku yang lebih terukur. "Nilai tukar rupiah melemah membuat anggota kami mengeluh karena harga bahan baku dan biaya operasional terus mengalami kenaikan, sehingga berbagai upaya dilakukan agar harga kamar tetap stabil di tengah kenaikan tersebut," katanya. Pasalnya ketika harga kamar dinaikkan akan berimbas pada tingkat hunian, dimana sejak beberapa pekan terakhir tingkat hunian hotel anggota PHRI Cianjur mengalami kenaikan, dimana hal tersebut akan terus dipertahankan. Sehingga sebagian besar pelaku usaha lebih memilih melakukan efisiensi operasional dibanding langsung menaikkan tarif kamar karena akan berdampak terhadap angka kunjungan atau okupansi yang sejak beberapa pekan terakhir mengalami peningkatan. "Berdasarkan data yang tercatat selama libur panjang pakan lalu tingkat hunian hotel anggota PHRI Cianjur mencapai 58 persen, namun sebagian kecil melaporkan tingkat okupansi-nya mencapai 70 persen," katanya. Dia menjelaskan peningkatan okupansi selama libur panjang akhir pekan menunjukkan kawasan wisata Puncak-Cianjur masih menjadi tujuan utama pengunjung dari Jabodetabek, Bandung, Sukabumi dan warga lokal. "Kondisi tersebut akan terus dipertahankan meski pengelola hotel anggota PHRI Cianjur terdampak kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dimana harga bahan baku dan biaya operasional membengkak," katanya. Pewarta: Ahmad FikriEditor : Ricky Prayoga COPYRIGHT © ANTARA 2026