Wisnus ke Bali Turun, PHRI Minta Hotel-Mal Tebar Promo Jelang Libur Sekolah
-
BY
Bookingina
-
Source :
detikcom
- DATE 06/04/2026
Denpasar - Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Bali pada April 2026 menurun dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu. Menjelang libur panjang sekolah pada akhir Juni, pelaku pariwisata didorong memberikan berbagai promo untuk meningkatkan kunjungan wisatawan domestik.Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, jumlah perjalanan wisnus ke Pulau Dewata pada April 2026 mencapai 2.248.855 perjalanan. Angka tersebut turun 2,03 persen dibandingkan Maret 2026 yang tercatat sebanyak 2.295.374 perjalanan.Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, jumlah perjalanan wisnus ke Bali juga mengalami penurunan. Pada April 2025, perjalanan wisnus tercatat sebanyak 2.346.090. Sehingga pada April 2026 terjadi penurunan sebesar 4,14 persen secara tahunan.Dilihat dari daerah asal wisatawan, Jawa Timur menjadi provinsi penyumbang wisnus terbanyak ke Bali dengan 162.803 perjalanan. Namun, jumlah tersebut turun 6,55 persen secara bulanan dan merosot 19,21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.Nusa Tenggara Barat (NTB) menempati posisi kedua terbanyak dengan 55.897 perjalanan. Angka ini tercatat turun 1,57 persen dibandingkan Maret 2026, tetapi masih tumbuh 7,02 persen secara tahunan.Sementara itu, Jawa Tengah berada di peringkat ketiga dengan 45.548 perjalanan. Provinsi ini menjadi satu-satunya daerah yang mencatat pertumbuhan signifikan, yakni naik 22,80 persen secara bulanan dan 1,50 persen secara tahunan.Adapun DKI Jakarta berada di posisi keempat dengan 43.493 perjalanan. Jumlah tersebut turun 19,15 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan turun 14,11 persen dibandingkan April 2025.Menanggapi tren penurunan tersebut, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya, menilai tingginya harga tiket pesawat domestik menjadi salah satu faktor yang memengaruhi minat masyarakat untuk bepergian."Domestik kita akan juga menurun akibat daripada naiknya tiket pesawat," katanya saat dihubungi detikBali, Rabu (3/6/2026).Menurut Rai, periode libur sekolah yang akan berlangsung pada akhir Juni menjadi momentum penting untuk mendongkrak pergerakan wisatawan domestik. Karena itu, ia meminta seluruh pelaku industri pariwisata untuk bersama-sama menawarkan berbagai promo menarik."Kami harapkan bersama Indonesia semuanya untuk melakukan promo untuk wisatawan domestik," ujarnya.Wakil Ketua PHRI Provinsi Bali itu juga meminta pelaku usaha pariwisata menyiapkan paket-paket liburan dengan harga yang lebih kompetitif menjelang periode liburan. Upaya tersebut, Rai berujar, tidak hanya menjadi tanggung jawab hotel dan restoran, tetapi juga perlu melibatkan pusat perbelanjaan dan sektor usaha lainnya."Kami harus bersama-sama. Di samping itu kan shop-shop, mal-mal itu juga memberikan harga yang spesial agar wisatawan semakin tertarik untuk berlibur," imbuhnya.
(nor/nor)