PHRI Minta Pemerintah Waspadai Spekulan Properti di Tengah Maraknya Hotel Dijual di Bali
-
BY
Bookingina
-
Source :
Kompas.com
- DATE 09/25/2026
KOMPAS.com – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali meminta pemerintah dan pemangku kepentingan terkait mewaspadai potensi masuknya spekulan properti di tengah fenomena penjualan hotel yang terjadi di Bali.
Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace mengatakan, pemerintah perlu memastikan properti hotel yang dijual tidak hanya menjadi sasaran pelaku jual beli aset jangka pendek."Sebab kami khawatir yang masuk adalah orang-orang yang bergerak di bidang jual beli properti, jadi dia masuk, dia perbaiki sedikit, kemudian dijual lagi seperti itu ya," kata Cok Ace di dilansir dari Antara (23/9/2026).Penjualan hotel di Bali bukan fenomena baru
Cok Ace menjelaskan, penjualan hotel di Bali sebenarnya bukan persoalan baru.
Namun, belakangan jumlah pengusaha yang ingin melepas aset akomodasi dinilai mengalami peningkatan.
Menurut dia, kondisi tersebut tidak terlepas dari tekanan geopolitik global serta menurunnya daya beli konsumen, termasuk wisatawan domestik.
Baca juga: Ada Vila Baru di Canggu Bali dengan Private Pool, Tarif Rp 1 Jutaan
Fluktuasi nilai tukar dollar AS juga menjadi salah satu faktor yang memberikan tekanan bagi pelaku usaha perhotelan.
Terutama bagi pengusaha yang memiliki pinjaman perbankan dalam denominasi mata uang asing.Dalam kondisi tersebut, menjual hotel menjadi salah satu strategi bertahan yang ditempuh sebagian pengusaha akomodasi.Investor perhotelan masih berminat masuk Bali
Di tengah fenomena penjualan hotel, PHRI Bali mencatat minat investor dan operator perhotelan dunia untuk masuk ke Bali masih cukup tinggi.
Karena itu, PHRI Bali mengapresiasi langkah pemerintah yang memperketat proses perizinan untuk menyaring investor.
Canva Ilustrasi Bali
Menurut Cok Ace, penyaringan tersebut penting agar investor yang masuk benar-benar berasal dari kalangan pelaku industri pariwisata profesional, bukan sekadar pemain properti yang mengejar keuntungan dalam jangka pendek.Cok Ace juga melihat fenomena penjualan hotel terjadi di hampir seluruh kawasan pariwisata Bali.
Namun, Sanur disebut masih relatif mampu bertahan di tengah dinamika pasar saat ini.
Pelaku usaha diminta memperkuat produk
Untuk menghadapi tekanan industri, Cok Ace menyarankan pelaku usaha akomodasi terus mengemas produk mereka agar semakin menarik bagi wisatawan.