BANGKAPOS.COM, BANGKA – Jajaran pengurus Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Bangka dan Bangka Barat menggelar pertemuan silaturahmi dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangka Barat pada Senin (24/82026). Kegiatan yang berlangsung hangat yang diinisisi oleh General Manager Yasmin Group di Mentok, Bangka Barat, Henri Hermawan, ini bertempat di Yasminstar Hotel Mentok, Bangka Barat. Fachriansyah selaku Kapala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Barat menyambut baik kunjungan Ketua BPC PHRI Bangka dan Bangka Barat dan menyampaikan bahwa Pemkab Bangka Barat akan memaksimalkan integrasi sejarah dan budaya dengan pariwisata yang merupakan strategi utama dalam memajukan industri pariwisata di Kabupaten Bangka Barat.  "Warisan masa lalu dan tradisi lokal tidak hanya dilestarikan sebagai cagar budaya, tetapi juga dikemas menjadi produk wisata yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi daerah," ujar Fachriansyah kepada Bangkapos.com, Selasa (25/8/2026). Ketua BPC PHRI Kabupaten Bangka dan Bangka Barat, Alfonsus Abi menegaskan komitmen penuh sektor swasta untuk menyukseskan program pemerintah dalam menyatukan sektor kebudayaan dan pariwisata daerah. Pelaku usaha perhotelan dan restoran siap menjadi jembatan utama untuk menghidupkan pariwisata berbasis budaya di Bangka Barat. Potensi sejarah Mentok dengan adanya Klaster Eropa, China, dan Melayu adalah modal besar yang unik dan tidak dimiliki daerah lain. "PHRI berkomitmen penuh untuk mengemas kekayaan budaya ini menjadi paket daya tarik wisata yang bernilai jual tinggi," ungkap Alfonsus Abi. Jejak peninggalan sejarah dan keindahan tradisi lokal tidak hanya menjadi tontonan sesaat, tetapi mampu menahan wisatawan untuk menginap lebih lama.  "Kami siap mengoptimalkan seluruh jaringan akomodasi lintas wilayah demi memberikan pelayanan terbaik bagi para pelancong,” imbuhnya. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)